Pemerintah Kaji Perluasan Sektor Penerima Tax Holiday
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Pemerintah masih mengkaji pemberian fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) badan atau tax holiday. Bahkan rencananya, cakupan sektor industri penerima insentif tax holiday ini akan diperluas kembali.
"Iya mau diperluas (sektor penerima tax holiday), karena itu
memang sektor-sektor yang penting buat kita, tapi yang investasi di
sana tidak terlalu banyak yang mau, karena itu merupakan andalan dari
masing-masing negara," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Darmin Nasution, di Kantornya, Jakarta, Rabu (19/9) malam.
Baca Juga
Investasi di Bawah Rp 500 Miliar Bakal Dapat Tax Holiday
Jokowi Minta Jangka Waktu Insentif Tax Holiday Diperpanjang Hingga 50 Tahun
Diketahui, pemerintah telah menetapkan 17 industri pionir yang mendapatkan fasilitas tax holiday.
Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor
35/2018 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.
Darmin mengakui, saat ini masih banyak sektor yang belum banyak
dilirik investor untuk menanamkan modal dengan memanfaatkan fasilitas tax holiday. Atas dasar pertimbangan itulah, pemerintah mencoba memperluas kembali sektor-sektor yang sekiranya bisa menjadi andalan.
"Kayaknya ada beberapa yang belum masuk waktu itu karena agak
terburu-buru, kami sangat fokus pada besi baja dan turunannya, kemudian
petrokimia, farmasi. Di luar itu, kayaknya ada beberapa yang masih
potensial untuk dimasukkan," kata Menko Darmin.
Dia menyebut, dalam hal ini pemerintah tidak ingin terlalu cepat
memutuskan sektor mana saja yang menjadi potensial. Terlebih, pihkanya
masih ingin mendalami lebih lanjut guna memastikannya.
"Memang kami me-review kembali. Pertama, perlu dicocokkan dengan beberapa data yang lain," pungkas Darmin.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Jokowi ingin agar insentif tax holiday yang ditawarkan pemerintah bisa benar-benar menjadi daya tarik bagi investor menanamkan modalnya di dalam negeri.
Salah satunya mempertimbangkan untuk memperpanjang jangka waktu pembebasan kewajiban pajaknya melalui tax holiday.
"Presiden meminta saya untuk mengkaji apabila tax holiday
bisa diperpanjang sampai 50 tahun tapi limited time, sehingga
betul-betul bisa mengundang investor dan menanamkan modalnya di
Indonesia," ujar dia.
Investasi di Bawah Rp 500 Miliar Bakal Dapat Tax Holiday
Pemerintah berencana kembali memodifikasi skema tax holiday untuk
mendorong masuknya investasi di Indonesia. Direktur Jenderal Pajak
Kementerian keuangan Robert Pakpahan menjelaskan, modifikasi yang tengah
digodok adalah memperkecil nilai investasi yang akan mendapat tax holiday.
Saat ini, investor yang mendapat insentif tax holiday adalah mereka yang berinvestasi di atas Rp 500 miliar.
"Nantinya nilai investasi diturunkan di bawah Rp 500 miliar. Jadi
antara Rp 100 miliar sampai dengan Rp 500 miliar," jelas dia, Jumat
(31/8/2018).
Fasilitas yang akan diberikan oleh pemerintah adalah perusahaan bisa
mendapat kebebasan pembayaran Pajaka Penghasilan (PPh) Badan hingga 100
persen.
Tetapi memang, kebebasan pembayaran PPh badan antara mereka yang
berinvestasi lebih dari Rp 500 miliar dengan di bawah Rp 500 miliar akan
berbeda.
Robert menjelaskan, perubahan aturan tax holiday ini bisa keluar secepatnya sehingga bisa mendorong investasi di Indonesia. Revisi aturan tax holiday ini akan berlaku untuk investasi baru.
Memang, dengan adanya tax holiday ini berpotensi mengurangi
pendapatan pemerintah dari PPh Badan. Tetapi dengan adanya investasi
baru akan menambah, menurut Robert, akan menambah penghasilan dari PPh
pribadi dari karyawan dan juga Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari
pembelian barang-barang untuk produksi.
Munculnya rencana untuk memodifikasi aturan tax holiday ini
karena ada keluhan dari beberapa pihak bahwa yang bisa memanfaatkan
keringanan pajak tersebut hanya industri yang besar saja. Sedangkan
pengusaha kecil juga membutuhkan keringanan pajak.
sampai saat ini dianggap sebagai hal terburuk yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan cinta, benar? Nyatanya, ada satu hal yang lebih buruk dari perselingkuhan, penasaran? Dilansir dari bravotv.com , Jumat (23/3/2018), menyembunyikan sesuatu tentang uang atau keadaan fnansial Anda ternyata dianggap lebih buruk dari selingkuh. Satu dari lima orang mengaku pernah berbohong kepada pasangan mereka tentang masalah uang, terutama berapa banyak dan di mana mereka belanja menghabiskan uang. BACA JUGA 3 Alasan Pasanganmu Diam-Diam Selingkuh, Tak Ingin Serius? Bikin Geram, Pengakuan Pelakor Kencani Ratusan Pria Beristri Ini 6 Mitos Unik tentang Uang dan Cara Menarik Keberuntungan Ada 2.000 orang disurvei tentang kebiasaan mereka menghabiskan uang dan banyak dari mereka mengatakan bahwa mereka menyimpan uang di rekening pribadi atau kartu kredit, tanpa memberitahu pasangan. Survei yang dilakukan oleh creditcards.com juga menemukan bahwa 31 persen ...
21.232 CPNS Lulus Seleksi Administrasi Kemenhub, Ada Nama Anda? Puti Aini Yasmin Foto: detik Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari pengumuman Nomor PG 39 Tahun 2018, tercatat sebanyak 21.232 pelamar lulus tahap ini. Dilihat dari laman resmi Kementerian Perhubungan, daftar nama pelamar yang dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi diperbolehkan untuk mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Tes (CAT). "Daftar nama pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan formasi tahun 2018 yang dinyatakan LULUS SELEKSI ADMINISTRASI sebagaimana dalam lampiran pengumuman ini sesuai dengan data pada dokumen yang diunggah berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)," bunyi pengumuman tersebut seperti dikutip detikFinance , Selasa (23/10/2018). Lantas, untuk mengikuti seleksi selanjutnya peserta diminta untuk me...
Dipopulerkan oleh Mari Kondo dengan metode “Konmari”, gaya hidup minimalis meraih semakin banyak peminat. Apa sebenarnya gaya hidup minimalis itu? Marie Kondo, penulis dan konsultan kerapian asal Jepang memberikan beberapa metode terkait konsep minimalis ini. Beberapa di antaranya, merapikan barang-barang, membuang barang yang memang tidak akan dipakai walau itu barang kenangan, dan sebisa mungkin tidak menambah barang. Sebenarnya konsep gaya hidup minimalis ini sudah diperkenalkan oleh paham Buddhisme Zen yang berasal dari Jepang. Paham tersebut mengajarkan umat manusia untuk mendobrak norma masyarakat konsumtif dan mengatur keuangan dengan secara ekstrem mengurangi barang-barang yang dimiliki. Nah, secara umum, gaya hidup minimalis yang sudah diterapkan oleh sejumlah orang, biasanya meliputi beberapa hal berikut ini. Baca Juga Sulit Fokus Saat Kerja? Ini 5 Penyebabnya Putus Cinta karena Masalah Uang? Ini yang Harus Anda Perhatikan Ingin Pergi Liburan Tanpa Meninggal...
Comments
Post a Comment