5 Cara Cerdas Atur Duit buat Kamu yang Berusia 30-an
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Entah itu masa pensiun, pernikahan, atau kelahiran anak Anda,
perencanaan keuangan sejatinya diperlukan pada setiap tahap kehidupan.
Sebab itu, saat Anda mulai memiliki penghasilan, Anda harus menanamkan
kebiasaan membuat perencanaan keuangan untuk memastikan pencapaian
setiap tujuan hidup.
Salah satunya saat mencapai usia 30-an. Ini masa di mana tanggung
jawab keuangan meningkat dan perencanaan keuangan menjadi semakin
penting.
Baca Juga
Tips Jadi Konsumen Cerdas saat Musim Belanja
5 Kendala yang Dihadapi saat Kelola Uang
3 Cara Efektif Menabung agar Sejahtera Waktu Pensiun
Langkah penghematan yang Anda lakukan tidak akan mencukupi, Anda
harus tetap mengalokasikan tabungan untuk tujuan hidup yang spesifik.
Berikut adalah beberapa kiat keuangan untuk mereka yang berusia
30-an, yang akan membantu dalam mengatur keuangan berada pada jalurnya,
mengutip laman Deccanchronicle.com. Apa saja? 1. Merencanakan dan Berinvestasi untuk anak
Tanggung jawab memiliki anak biasanya datang di usia 30-an. Fase
kelahiran anak, hingga pendidikan tinggi bahkan pernikahannya,
membutuhkan biaya yang tak sedikit. Dengan meningkatnya biaya hidup
dan pendidikan, mengambil pinjaman pendidikan akan tampak luar biasa.
Namun, ini akan membebani anak Anda dari awal kariernya dan hampir tidak
menyisakan ruang untuk tabungan dan investasinya.
Lain halnya, jika Anda mulai berinvestasi tepat sejak anak tersebut
lahir. Anda memiliki sekitar 18 tahun untuk mengumpulkan dana pendidikan
baginya. Sebab itu Anda akan disarankan untuk berinvestasi. 2. Miliki dana darurat
Dana darurat melindungi Anda dan membantu mengatasi masalah keuangan
seperti kehilangan pekerjaan atau penyakit berat. Idealnya, dana darurat
harus berjumlah setidaknya 3-6 kali pengeluaran bulanan.
Bahkan jika telah memiliki dana darurat, pastikan tidak menggunakannya untuk tujuan lain selain keadaan darurat.
Selain itu, seiring bertambahnya usia, pengeluaran Anda juga
meningkat karena penambahan keluarga dan peningkatan tanggung jawab.
Oleh karena itu, dana darurat juga harus secara proporsional meningkat
seiring dengan meningkatnya biaya hidup. 3. Membeli asuransi
Memiliki asuransi kesehatan dan jangka waktu yang memadai memastikan
Anda dan keluarga cukup terlindungi dalam keadaan darurat medis atau
kematian dini.
Ketika Anda mencapai usia 30-an, pastikan memiliki rencana asuransi
berjangka murni, yang harus mencakup setidaknya 15 kali pendapatan
tahunan Anda.
Juga, beli asuransi kesehatan sehingga biaya medis yang meningkat
tidak menghabiskan semua uang dalam kasus darurat medis. Pastikan Anda
tidak tetap bergantung pada kebijakan kesehatan di tempat kerja. Karena
itu hanya akan berlaku saat Anda masih keberja di perusahaan itu.
Jika Anda sudah menikah, Anda dapat memilih asuransi kesehatan yang mengcover keluarga dan anak.
Tips Lain
Bagi sebagian orang, musuh terbesar dalam menabung adalah diri sendiri. Yuk kita intip tips berikut ini.
4. Investasi untuk masa pensiun
Sebagian besar seseorang melakukan kesalahan dengan menunda rencana
pensiun mereka ke tahap berikutnya. Sebab mereka masih berpikir memiliki
setidaknya 25-30 tahun masa kerja.
Hal ini menyebabkan dana pensiun yang tidak memadai yang dibuat, yang
tidak cukup untuk mencocokkan biaya hidup dan medis sesuai dengan
harapan hidup Anda.
Oleh karena itu, menjadi penting untuk merencanakan dengan hati-hati
untuk menyiapkan dana pensiun yang memadai, sesuai usia saat ini, biaya
hidup dan pengobatan saat ini dan yang diharapkan, dengan tetap
memperhatikan biaya inflasi juga. 5. Gunakan kartu kredit untuk membangun riwayat kredit
Jika Anda belum menggunakan kartu kredit, Anda harus mulai
menggunakannya di usia 30-an. Kartu kredit dapat membantu Anda membangun
riwayat kredit yang baik yang pada akhirnya akan memberi nilai kredit
yang tinggi.
Para pemberi pinjaman umumnya lebih suka meminjamkan kepada peminjam
dengan nilai kredit yang baik, karena itu menunjukkan bahwa mereka telah
menangani pengeluaran mereka dengan cara yang disiplin.
Tidak ada yang tahu kapan Anda mungkin perlu memanfaatkan pinjaman di
masa depan karena alasan apa pun. Mungkin Anda akan membutuhkan
pinjaman untuk membeli mobil, rumah impian, atau untuk kejadian tak
terduga dalam hidup.
Untuk memanfaatkan pinjaman yang lebih murah dan persyaratan layanan
yang lebih baik, Anda harus membangun riwayat kredit yang menguntungkan
dengan menggunakan kartu kredit.
sampai saat ini dianggap sebagai hal terburuk yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan cinta, benar? Nyatanya, ada satu hal yang lebih buruk dari perselingkuhan, penasaran? Dilansir dari bravotv.com , Jumat (23/3/2018), menyembunyikan sesuatu tentang uang atau keadaan fnansial Anda ternyata dianggap lebih buruk dari selingkuh. Satu dari lima orang mengaku pernah berbohong kepada pasangan mereka tentang masalah uang, terutama berapa banyak dan di mana mereka belanja menghabiskan uang. BACA JUGA 3 Alasan Pasanganmu Diam-Diam Selingkuh, Tak Ingin Serius? Bikin Geram, Pengakuan Pelakor Kencani Ratusan Pria Beristri Ini 6 Mitos Unik tentang Uang dan Cara Menarik Keberuntungan Ada 2.000 orang disurvei tentang kebiasaan mereka menghabiskan uang dan banyak dari mereka mengatakan bahwa mereka menyimpan uang di rekening pribadi atau kartu kredit, tanpa memberitahu pasangan. Survei yang dilakukan oleh creditcards.com juga menemukan bahwa 31 persen ...
21.232 CPNS Lulus Seleksi Administrasi Kemenhub, Ada Nama Anda? Puti Aini Yasmin Foto: detik Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari pengumuman Nomor PG 39 Tahun 2018, tercatat sebanyak 21.232 pelamar lulus tahap ini. Dilihat dari laman resmi Kementerian Perhubungan, daftar nama pelamar yang dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi diperbolehkan untuk mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Tes (CAT). "Daftar nama pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan formasi tahun 2018 yang dinyatakan LULUS SELEKSI ADMINISTRASI sebagaimana dalam lampiran pengumuman ini sesuai dengan data pada dokumen yang diunggah berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)," bunyi pengumuman tersebut seperti dikutip detikFinance , Selasa (23/10/2018). Lantas, untuk mengikuti seleksi selanjutnya peserta diminta untuk me...
Dipopulerkan oleh Mari Kondo dengan metode “Konmari”, gaya hidup minimalis meraih semakin banyak peminat. Apa sebenarnya gaya hidup minimalis itu? Marie Kondo, penulis dan konsultan kerapian asal Jepang memberikan beberapa metode terkait konsep minimalis ini. Beberapa di antaranya, merapikan barang-barang, membuang barang yang memang tidak akan dipakai walau itu barang kenangan, dan sebisa mungkin tidak menambah barang. Sebenarnya konsep gaya hidup minimalis ini sudah diperkenalkan oleh paham Buddhisme Zen yang berasal dari Jepang. Paham tersebut mengajarkan umat manusia untuk mendobrak norma masyarakat konsumtif dan mengatur keuangan dengan secara ekstrem mengurangi barang-barang yang dimiliki. Nah, secara umum, gaya hidup minimalis yang sudah diterapkan oleh sejumlah orang, biasanya meliputi beberapa hal berikut ini. Baca Juga Sulit Fokus Saat Kerja? Ini 5 Penyebabnya Putus Cinta karena Masalah Uang? Ini yang Harus Anda Perhatikan Ingin Pergi Liburan Tanpa Meninggal...
Comments
Post a Comment