Kemenkeu Beri Dana Talangan ke BPJS Kesehatan Rp 5 Triliun
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Wakil
Menteri Keuangan Mardiasmo menyatakan akan memberikan dana talangan
untuk menutupi defisit Badan Penyelenggara Jaminan Nasional (BPJS)
Kesehatan sebesar Rp 5 triliun. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat
dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
Republik Indonesia (RI).
"Kami ada dana talangan Rp 4,99 triliun yang sedang kami proses PMK
sudah keluar. Insya Allah akhir pekan ini bisa cair paling cepat," kata
Mardiasmo, Jakarta, Senin (17/9/2018).
Baca Juga
Dirut BPJS Kesehatan Tanggapi Soal Hoaks Pencoretan Berbagai Layanan
Dalam rapat kerja bersama tentang Bailout BPJS Kesehatan
mencatatkan defisit arus kas rencana kerja anggaran tahunan (RKAT) 2018
Rp 16,5 triliun. Rincian tersebut terdiri dari defisit RKAT 2018 sebesar
Rp 12,1 triliun dan carry over 2017 sebesar Rp 4,4 triliun.
Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf, menyatakan pemerintah seharusnya
bisa memberikan lebih besar lagi dana talangan untuk menambal defisit
BPJS Kesehatan.
"Kalau kita perhatikan apa yang disebut bailout itu Rp 4,993
triliun jauh dari kebutuhan. Kebutuhan itu Rp 16 triliun dengan kalau
dikurangi kira-kira Rp 11 triliun," ungkap Dede Yusuf.
"Kami melihat ini ada seperti BPJS disuruh jungkir balik sendirian
tanpa didukung oleh instrumen pemerintahan yang lain. Dalam konteks ini
pemerintah lainnya ada Kementerian Kesehatan ada DJSN (Dewan Jaminan
Sosial Nasional) ada Kementerian Keuangan," tambahnya.
Terlalu Kecil
Verifikasi
digital klaim BPJS Kesehatan sudah diterapkan RSUP Dr Sardjito
Yogyakarta sejak 14 Maret 2018.
Dede
Yusuf menambahkan, dana talangan untuk BPJS Kesehatan itu harus
dipikirkan secara matang dan serius. Sebab, dengan jumlah yang mencapai
Rp 5 triliun hanya mampu bertahan sampai pada akhir 2018.
"Karena kalau hanya dengan Rp 5 triliun ini tentu mungkin setelah
Desember kita akan kejang-kejang lagi. Jadi kalau mau kasih infus itu
jangan tanggung-tanggung. Ada yang menganologikannya bahwa penambahan
modal pada BUMN saja sampai puluhan triliun," sebutnya.
Untuk itu, Politisi Partai Demokrat tersebut berharap agar
Kementerian Keuangan dapat mempertimbangkan kembali terkait dengan dana
talangan yang akan diberikan ke BPJS Kesehatan.
"Menurut saya angka Rp 10-11 triliun untuk menyelamatkan defisit
bukan satu hal yang besar. Karena yang merasakan itu juga ratusan juta
masyarakat artinya ini juga satu peran penting bagi Kementerian Keuangan
bahwa tidak cukup dengan angka Rp 5 triliun tersebut," pungkasnya.
Reporter: Dwi Aditya Putra
Tak dimungkiri, teknologi abad 21 telah berkembang sangat pesat dibandingkan abad sebelumnya. Saat ini, mudah dijumpai orang yang biasa memakai laptop atau smartphone ke berbagai tempat. Teknologi juga memudahkan kita memesan makanan atau belanja secara online . Di sisi lain, teknologi berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan seseorang. Baca Juga Gandeng Datascrip, FARO Gelar Konferensi Dunia Bahas Tren Teknologi 3D Ogah Disalahgunakan, Microsoft Usulkan Aturan Teknologi Pengenalan Wajah 5 Teknologi Perang Paling Aneh Sepanjang Masa Jika sebelumnya seseorang terbiasa menyimpan uang di rumah atau bank, teknologi ternyata menawarkan hal berbeda. Penasaran dengan yang ditawarkan teknologi untuk keuangan seseorang? Untuk itu, Tekno Liputan6.com merangkum informasi mengenai pengaruh positif teknologi pada pengelolaan keuangan yang dikutip dari HaloMoney. 1. Fasilitas eMoney eMoney merupakan saldo uang yang disimpan di suatu rekening b...
Orang Kota Lebih Rentan Kena Penyakit Jantung? Intip Solusinya Ilustrasi makan sambil bekerja. casaluci.com Jakarta - penyakit jantung merupakan penyakit degeneratif. Semua orang memiliki risiko untuk terkena penyakit jantung. “Namun, sekarang makin banyak orang-orang muda yang sudah terkena sakit jantung, dan kebanyakan penyebabnya adalah gaya hidup,” kata ahli jantung Dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K) dari Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia dan Pokja Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. Baca juga: Penyakit Jantung Ancam Usia Muda, Cek Tips Mencegahnya dari Ahli –– ADVERTISEMENT –– “Sebetulnya ini bisa dicegah, selama Anda mau berkomitmen untuk menjaga jantung tetap sehat.”Kerusakan pada arteri membutuhkan waktu lama sebelum menyebabkan gejala penyakit jatung. Namun, hal ini bisa terjadi pada usia muda, bahkan pada anak-anak,” katan...
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) turut memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk bergabung sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan ditugaskan di unit kerja Kemenkeu. Lowongan CPNS di Kemenkeu selalu menjadi primadona. Banyak pelamar yang mengadu nasib mereka untuk mendaftar di Kemenkeu. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku senang lowongan di tempat dia memimpin banyak diminati masyarakat. Mantan pejabat bank dunia tersebut menegaskan dia ingin mendapat yang terbaik untuk menjadi bawahannya. Baca Juga Ayo Buruan Daftar! Kementan Buka 835 Lowongan CPNS 2018 Kementerian PUPR Buka 1.000 Formasi CPNS 2018, Segera Daftar Kemnaker Buka 241 Lowongan CPNS 2018, Apa Saja Posisinya? "Ya, kan, bagus kalau banyak peminatnya, kita nanti bisa mendapatkan yang terbaik," kata Menkeu Sri Mulyani saat ditemui di Grand Hyatt Jakarta, Kamis (20/9/2018). Kali ini, Kemenkeu membuka lowongan CPNS besar-besaran, yaitu sebanyak 15 jabatan dan mengalok...
Comments
Post a Comment