Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan lebih jeli mengawasi barang masuk ke Indonesia. Hal itu upaya meredam aksi teroris seperti ledakan bom Surabaya dan Sidoarjo.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi
mengatakan, Bea Cukai bersama aparat penegak hukum meningkatkan
kewaspadaan dan memperketat pengawasan pada tempat strategis.
"Saya minta kepada seluruh jajaran untuk mengantisipasi dan waspada,
tetap dengan aspek pelayanan," kata Heru, di Kantor Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (14/5/2018).
Baca Juga
Penerimaan Bea Cukai Naik 17 Persen
Pemerintah Tambah Pusat Logistik Berikat, Salah Satunya untuk Produk Miras
Cerita Jokowi Urus Restitusi Pajak hingga Setahun
Heru menuturkan, peningkatan kewaspadaan dilakukan pada barang di
pelabuhan dan bandara, sebagai pintu masuk barang dari luar. Setelah
kewaspadaan ditingkatkan, sampai saat ini belum ditemukan barang yang
mencurigakan.
"Terutama memang bandara dan pelabuhan ya. Imbauan kami untuk seluruh
jajaran saya. Belum (ada yang mencurigakan), semua masih aman yah,"
tutur dia.
Heru mengungkapkan, meski pengawasan terhadap barang masuk meningkat, tetapi bea dan cukai tetap menjaga pelayanan tetap berjalan dengan baik. Ini agar tidak terjadi kendala dalam kegiatan bongkar muat.
"Jadi memang tugas berat di situ, pada satu sisi kita waspada, di sisi lain tetap melayani dengan baik," ujar dia.
Instruksi Menhub
Penumpang Kereta di Stasiun Purwokerto. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Sebelumnya,
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan jajaran di
Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di
titik simpul transportasi seperti terminal, stasiun, pelabuhan dan
bandara serta jalur-jalur transportasi yang strategis.
Hal ini disampaikan Menhub Budi menanggapi peristiwa bom gereja yang terjadi di Surabaya pada hari Minggu 13 Mei 2018.
"Saya telah memerintahkan kepada para Direktur Jenderal di
Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan
pada simpul transportasi, terlebih saat ini kita akan menghadapi masa
angkutan Lebaran," tegas Menhub Budi.
Dalam kesempatan ini Menhub Budi menyampaikan pesan kepada para
pengguna jasa transportasi agar tenang dan tidak terpengaruh atas
peristiwa ledakan yang terjadi hari ini di Surabaya.
"Saya imbau kepada para penumpang angkutan baik moda darat, laut,
udara maupun kereta api agar tetap tenang dan tidak terpengaruh. Saya
percaya pihak Kepolisian akan mengusut tuntas peristiwa kekerasan yang
terjadi dan akan menjaga stabilitas keamanan di sektor transportasi,"
tambah Menhub Budi.
Untuk memastikan keamanan di bandara Soekarno-Hatta, sore ini Menhub Budi akan mengecek langsung ke lokasi.
"Sore ini saya akan mengecek langsung keamanan di Bandara
Soekarno-Hatta sekaligus memastikan tidak ada ancaman gangguan keamanan
di simpul transportasi," tutur Menhub.
Menhub Budi menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga
korban dalam peristiwa ledakan bom gereja yang terjadi di Surabaya.
Bom Surabaya
bea dan cukai
Kementerian Keuangan
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
21.232 CPNS Lulus Seleksi Administrasi Kemenhub, Ada Nama Anda? Puti Aini Yasmin Foto: detik Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari pengumuman Nomor PG 39 Tahun 2018, tercatat sebanyak 21.232 pelamar lulus tahap ini. Dilihat dari laman resmi Kementerian Perhubungan, daftar nama pelamar yang dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi diperbolehkan untuk mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Tes (CAT). "Daftar nama pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan formasi tahun 2018 yang dinyatakan LULUS SELEKSI ADMINISTRASI sebagaimana dalam lampiran pengumuman ini sesuai dengan data pada dokumen yang diunggah berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)," bunyi pengumuman tersebut seperti dikutip detikFinance , Selasa (23/10/2018). Lantas, untuk mengikuti seleksi selanjutnya peserta diminta untuk me...
sampai saat ini dianggap sebagai hal terburuk yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan cinta, benar? Nyatanya, ada satu hal yang lebih buruk dari perselingkuhan, penasaran? Dilansir dari bravotv.com , Jumat (23/3/2018), menyembunyikan sesuatu tentang uang atau keadaan fnansial Anda ternyata dianggap lebih buruk dari selingkuh. Satu dari lima orang mengaku pernah berbohong kepada pasangan mereka tentang masalah uang, terutama berapa banyak dan di mana mereka belanja menghabiskan uang. BACA JUGA 3 Alasan Pasanganmu Diam-Diam Selingkuh, Tak Ingin Serius? Bikin Geram, Pengakuan Pelakor Kencani Ratusan Pria Beristri Ini 6 Mitos Unik tentang Uang dan Cara Menarik Keberuntungan Ada 2.000 orang disurvei tentang kebiasaan mereka menghabiskan uang dan banyak dari mereka mengatakan bahwa mereka menyimpan uang di rekening pribadi atau kartu kredit, tanpa memberitahu pasangan. Survei yang dilakukan oleh creditcards.com juga menemukan bahwa 31 persen ...
Entah itu masa pensiun, pernikahan, atau kelahiran anak Anda, perencanaan keuangan sejatinya diperlukan pada setiap tahap kehidupan. Sebab itu, saat Anda mulai memiliki penghasilan, Anda harus menanamkan kebiasaan membuat perencanaan keuangan untuk memastikan pencapaian setiap tujuan hidup. Salah satunya saat mencapai usia 30-an. Ini masa di mana tanggung jawab keuangan meningkat dan perencanaan keuangan menjadi semakin penting. Baca Juga Tips Jadi Konsumen Cerdas saat Musim Belanja 5 Kendala yang Dihadapi saat Kelola Uang 3 Cara Efektif Menabung agar Sejahtera Waktu Pensiun Langkah penghematan yang Anda lakukan tidak akan mencukupi, Anda harus tetap mengalokasikan tabungan untuk tujuan hidup yang spesifik. Berikut adalah beberapa kiat keuangan untuk mereka yang berusia 30-an, yang akan membantu dalam mengatur keuangan berada pada jalurnya, mengutip laman Deccanchronicle.com. Apa saja? 1. Merencanakan dan Berinvestasi untuk anak Tanggung jawab memiliki...
Comments
Post a Comment